Selasa, 16 April 2019

indigofera cocok untuk unggas dan kelinci






 seperti yang sudah disebutkan di berbagai artikel sebelumnya
 ternyata selain untuk kambing dan sapi, tanaman indigofera juga bisa digunakan sebagai pakan alternative bagi unggas ( ayam dan bebek, kalkun dll) dan untuk kelinci,


 kami buktikan sendiri di ayam petelur dan bebek , sangat lahap diberi makan tanaman indigofera ini dan menjadikan lebih sehat,  untuk bebek dicacah dulu, sementara untuk ayam bisa langsung digunakan sebagai lalapan ayam, ternyata indigofera ini disikat habis.




Untuk ayam petelur dan bebek, maksimal indigofera dan bebek digunakan sampai 10-15 persen dari total ransum, tidak perlu dilayukan , langsung diberikan pun bisa, dan sangat disukai.

                                                  

                                               


Untuk kelinci

Pun begitu untuk kelinci hias dan pedaging, sebelumnya kelinci ini di pemilik lama memakan pellet dan sayuran, setelah kami coba untuk kelinci, hap tak perlu lama, kelinci2 ini langsung menyukai, padahal ditempat lama diberi makan pellet, lumayan penggunaan indigofera mampu menekan penggunaan pellet sampai 5-60 persen.
Kebayang kan kalau  sehari perlu pellet 4 kg x 10 rb/ kg.
Sudah hemat 20 rb per hari, hehehe.

Untuk makan kelinci,indigofera ini dilayukan dulu, dijemur 3-4 jam dicuaca terik sudah cukup, sementara jika mendung diangin anginkan selama 12 jam sampai layu,



Kenapa harus dilayukan?
 Ya agar tidak membuat kelinci kembung . seperti yang sudah kita ketahui, kelinci didalam kandang kurang bagus diberi makan pakan basah , karena selain kembung juga bisa menimbulkan gudik.
Kandungan asam amino dan protein indigfofera memang kalah dengan hay alfalfa atau rumput timothy, tapi tahu sendiri, harga alfalfa dan timoty hay mencapai 60 RB RUPIAH/ KG…

Mari kita tanam indigofera , tanaman yang tumbuh bagus dilahan marjinal dan kering dan sangat menguntungkan.tahan hama juga, gak repot perawatannya.

Rabu, 25 Oktober 2017

Manfaat menanam Indigofera

Yang mau domba dan kambing maupun sapi nya tetap bugar dan sehat di segala musim angkat tangan!!
Jika kalkulasi secara matematis, faktor Pakan menempati 50-69% dari penyebab bagus atau tidaknya ternak2 yg kita pelihara. Sisanya adalah faktor genetik, kesehatan, kebersihan , manajemen dll.
Pada umumnya peternak dengan dukungan modal cukup dan berlebih, stock pakan di gudang tidak jadi masalah untuk penuhi kebutuhan ternak di kandang.
Tapi bagaimana dg peternak kampung dengan kepemilikan 1-5 ekor yg masih mengandalkan hijauan pakan ternak dg cara mengambilnya dari tangkapan alam tanpa punya stock pakan karena minimnya modal bisnis?
Semoga kesulitan peternak2 tersebut segera berakhir ya. Kasihan udah pontang panting nyari ke sana kemari selama berjam jam cuma dapat rumput 30-40 kg dg mutu rendah, PK sekitar 3-6% saja.
Miris 😥😥😥
Maka, agar kondisi itu tidak berlarut larut .alangkah baiknya jika peternak menumbuhkan budaya bertanam hijauan.
Salah satu solusi peternak2 di Indonesia yg jadi gudang ternak adl dengan membudidaya hijauan pakan ternak (HPT) unggul yg tahan kekeringan/musim kemarau, tahan injakan dan tahan naungan.
Di antara Hijaun unggul yg bisa jadi pilihan peternak dan juga jadi pilihan juragan dombing seperti Anda adalah...indigofera sp.





Apa? Indigofera? Tanaman apa itu?
Indigofera adl jenis leguminosa dg kandungan Protein Kasar (PK) tertinggi dibanding yg lain nya. PK mencapai 25-30%
Tanaman ini memang belum banyak dibudidaya masyarakat. Oleh sebab itu, perlu sosialisasi secara masif agar banyak yg tau keunggulan HPT ini.
Berbeda dg tanaman yg mirip dengannya, yakni legum gamal/gliricidia sp (yg di jabar disebut cebreng, di Tuban disebut Risidi), indigofera justru dipilih untuk ditanam besar2an oleh Gubernur Jabar mengingat gizinya yg bagus dan pengaruh positifnya dlm mendongkrak produktivitas ternak2 khususnya ruminansia.
Pengalaman peternak kambing perah di jatim dan jabar membuktikan bahwa jika indigo dijadikan menu wajib bersama rumput odot, maka dijamin produksi susu ternak juragan makin deras mengalir.
Eh tau gak gan? Indigofera ternyata bagus juga lho daunnya digunakan sebagai pakan ayam petelur dan pedaging... Cepat gemuk , sehat dan bs menggantikan 40% jagung.
Indigofera juga bisa ditanam disela sela tanaman sengon seperti yang kami coba di Kendal.
Bagaimana teknik budidaya indigo?
Indigo bisa ditanam dengan menggunakan benih yang besarnya segede biji sawi.
Di mana mendapatkan benih indigofera? 
 Jika juragan kesulitan mendapatkannya bisa kontak ke 081328519551- 081390060626 tlp atau wa Insyaallah ready stock benih dan bibitnya.
-------
NB
Di saat yg lain kekeringan dan kerontang, tidak begitu dengan hijauan indigofera ini.
Tanaman Indigofera ini sedang kami kembangkan di Kabupaten Kendal.
tanaman indigofera tetap hijau di kala kemarau
Semoga tanaman ini ke depan bisa menghijaukan penjuru indonesia dan bisa sebagai tanaman reklamasi pertambangan.
Mau juga mencoba di tanam di lahan anda?
Wa ke 081328519551 - 081390060626

Atau Klik saja link dibawah ini

Rabu, 12 Juli 2017

Pertumbuhan indigofera di lahan pegunungan


Menakjubkan, pertumbuhan tanaman indigofera di dataran tinggi yang kering di pegunungan di wilayah Kabupaten Kendal berketinggian sekitar 800 meter dari permukaan laut ini sangat cepat, ditanam di akhir musim penghujan. Tanaman berprotein tinggi yang sangat di sukai kambing dan sapi ini tetap hijau dikala musim kemarau, 
Indigofera yg kami tanam ini kami jadikan penutup tanah di sela sela tanaman sengon solomon berusia sekitar satu tahub milik kami. Dengan penanaman indigofera di sela tanaman sengon ini ada beberapa keuntungan diantaranya mampu menekan gulma yang tumbuh di sela sela tanaman sengon solomon ,juga mampu menahan kelembaban di sekitar sengon.
Panen indigofera ini dimulai sejak tanaman tinggi diatas 1 meter, sehingga nanti akan bercabang dan mengeluarkan tunas baru yang banyak.  Untuk info seputar tanaman indigofera lain bisa lihat terus di blog ini. Salam hijau





Daun indigofera di sukai kambing

Ternyata kambing lahap sekali makan daun indogofera, dengan kandungan gizi yang tinggi dan aromanya disukai ternak membuat ternak kita cepat gemuk, yuk tanam indigofera.


Budidaya indigofera menguntungkan peternak karena mengurangi pembelian konsentrat, mudah hidup dilahan yang jelek sekalipun

Senin, 22 Juni 2015

cara semai indigofera

untuk melakukan penyemaian biji indigofera ada tips lain yang bisa digunakan , akan kami jabarkan sebagai berikut :

1. rendam dalam air dingin selama 12 jam, buang benih yang mengambang.
2. siapkan kain kasa basah atau kain buat menyaring dan peram didalam kain tersebut selama 24 jam.


3. setelah 24 jam celupkan kain berisi benih tersebut kedalam air dingin selama 10 menit kemudian tiriskan atau angkat dari air ( posisi benih masih didalam kain ) , ulangi 24 jam kemudian sambil dicek apa sudah berkecambah.

4. biasanya 2-3 hari sudah mulai berkecambah dan diteruskan sampai banyak yg

berkecambah.

Kalau sudah berdaun seperti ini bs pindah ke polibag

5. yg sudah berkecambah dipindah kan ke polibag untuk pembesaran
6. siapkan polibag ukuran 10 x15 di isi tanah n pupuk kandang



kalau bibit sudah seperti ini sudah bisa dipindahkan ke lahan untuk ditanam

Kamis, 11 Juni 2015

cara menanam Indigofera

cara menanam indigofera sp adalah langkah langkah sebagai berikut :

1.     siapkan lokasi dimana mendapat cahaya matahari penuh karena indigofera merupakan tanaman yang mebutuhkan cahaya dan panas disaat perkecambahan.

2.      Siapkan Polibag ukuran minimal diameter 8-10 cm di isi tanah subur bagian atas atau tanah biasa diberi pupuk kandang, polibag ini saat pembibitan harus dalam kondisi tersiram air setiap hari tetapi tidak boleh digenangi karena kalau terlalu lama tergenang bias menyebabkan busuk.



3.     Sebelum disemaikan rendam dulu biji indigofera 12 jam dalam air dingin kemudian buang yang mengambang setelah itu tabur 4-5 butir benih indigofera di dalam polibag dan sirami setiap pagi dan sore, tidak perlu menggunakan pupuk kimia tetapi cukup dengan tanah subur atau pupuk kandang atau organic  karena indigofera akarnya bisa mengambil nitrogen dari udara.

4.     Setelah usia2-3 bulan di polybag indigofera bisa ditanam di lokasi , usahakan dibuat guludan saat tanam awal sehingga bila musim hujan deras dia tidak terkena genangan karena bisa menyebabkan akar busuk.

5.     Tanaman indigofera bisa dipanen 70-90 hari sekali, sisakan dari tanah batang utama dengan ketinggian 80 cm.

6.     Untuk pemupukan bisa menggunakan kombinasi pupuk kandang dan tsp dan npk.


7.     Indigofera toleran di lahan berketinggian 1 sd 1800 an meter dpl dan relative lahan daerah kering.

Kamis, 04 Juni 2015

Prospek Indigofera

Indigofera Sp Uuntuk Ternak Kambing
25 Juni 2013 - Peternakan - Hijauan Pakan Ternak
Penulis : Binsar Simatupang, SP, MP/Widyaiswara Muda BBPP Kupang
Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang sebagai UPT Pelatihan Peternakan, merupakan sentra pengembangan SDM aparatur maupun non aparatur dibidang peternakan. Untuk menunjang tugas pokok tersebut, kesiapan sarana dan prasarana praktek haruslah menjadi prioritas guna mendukung proses belajar dan mengajar baik secara klasikal maupun praktek kerja di lapangan.
Untuk mendukung pengembangan ternak ruminansia diperlukan hijauan pakan ternak yang berkualitas. Hijauan pakan ternak dikelompokkan dalam 3 (tiga) bagian besar yaitu jenis rumput unggul, rumput gembala dan hijauan leguminosa.
Indigofera Sp adalah hijauan pakan jenis leguminosa pohon yang memiliki kualitas nutrisi yang tinggi dan tahan terhadap kekeringan,sehingga dapat menjadi sumber pakan pada musim kemarau. Jenis rumput ini sangat cocok untuk dikembangkan di propinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki curah hujan yang sangat rendah yaitu 3 (tiga) bulan basah, selebihnya adalah musim kering.